Desentralisasi Administratif dan Kinerja Pemerintahan: Studi Tata Kelola Desa di Pangandaran

Authors

  • Dedeng Yusuf Maolani UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia Author

Keywords:

Public Administration, Village Government Performance, Library Research

Abstract

Administrative decentralization is a critical instrument in improving village governance, yet its effectiveness varies across regions. This study aims to analyze the relationship between public administration and the performance of village government in Pangandaran Village, Pangandaran Regency. Grounded in theories of good governance and public administration, this research adopts a descriptive qualitative approach using the library research method. Data were obtained from scholarly documents, regulations, and policy reports, and analyzed thematically and interpretively. The findings indicate that village government performance is influenced by the effectiveness of administrative functions such as planning, coordination, and public service delivery. These results emphasize the importance of adaptive, locally responsive administrative governance in strengthening village capacities. The study's main contribution lies in a conceptual synthesis that integrates theoretical perspectives with contextual village conditions to inform policy-making for local government empowerment.

Desentralisasi administratif merupakan instrumen penting dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan desa, namun efektivitasnya masih beragam antarwilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara administrasi negara dan kinerja pemerintahan desa di Desa Pangandaran, Kabupaten Pangandaran. Berlandaskan teori good governance dan administrasi publik, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari dokumen ilmiah, regulasi, dan laporan kebijakan yang dianalisis secara tematik dan interpretatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kinerja pemerintahan desa dipengaruhi oleh efektivitas pelaksanaan fungsi administrasi seperti perencanaan, koordinasi, dan pelayanan publik. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya tata kelola administratif yang adaptif dan berbasis kebutuhan lokal dalam memperkuat kapasitas desa. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada sintesis konseptual yang mengintegrasikan perspektif teoritis dengan kondisi kontekstual desa sebagai dasar perumusan kebijakan pemberdayaan pemerintahan lokal.

References

Aguilera, R. V., & Cuervo‐Cazurra, A. (2009). Codes of good governance. Corporate Governance: An International Review, 17(3), 376–387. https://doi.org/10.1111/j.1467-8683.2009.00737.x

Ali, M., Luthfi, M. K., Mustopa, M., Oiwobo, M. F., & Nasor, M. (2023). Pendekatan Max Weber: Birokrasi serta Struktur Kekuasaan dalam Organisasi Pendidikan Modern. Jurnal Cahaya Mandalika, 3(2), 2134–2145.

Bazarah, J., Jubaidi, A., & Hubaib, F. (2021). Konsep Pelayanan Publik di Indonesia (Analisis Literasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Indonesia). DEDIKASI: Jurnal Ilmiah Sosial, Hukum, Budaya, 22(2), 105–122.

Daft, R. L., & Lane, P. G. (2018). The leadership experience (Vol. 53). Boston, MA: Cengage Learning.

Engkus, A. R. A., & Hanif, A. T. F. (2021). Buku Mewujudkan Good Governance melalui Pelayanan Publik. Dialektika, 19(1), 1–361.

Ishak, D., Maolani, D. Y., & Engkus, E. (2017). Konsep Kinerja Dalam Studi Organisasi Publik. JISPO: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 7(2), 101–120.

Managerial, K. I., & Mintzberg, H. (2020). Journal of Leadership in Organizations, 2(2), 75–90.

Nugroho, T. A. (2020). Evaluasi Struktur Organisasi pada Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Terhadap Pelaksanaan Tugas dan Fungsi. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 14(1), 43–60.

Nursam, N. (2017). Manajemen kinerja. Kelola: Journal of Islamic Education Management, 2(2).

Robbins, S. P., & Coulter, M. (2019). Manajemen. Jakarta: PT Indeks Kelompok Gramedia.

Rosyada, A. A. (2016). Inti dari pemahaman Good Governance terletak pada pemahaman prinsip-prinsip yang terkandung di dalamnya. EJournal Ilmu Pemerintahan, 4(1), 102–114.

Ruky, A. S. (2002). Sistem manajemen kinerja. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sukmana, F. H., Hamdi, H., & Maryanti, S. (2020). Menilai Kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat Menggunakan Survei Persepsi Publik. Politea: Jurnal Politik Islam, 3(2), 287–315.

Zainal, M., Suwaro, U., Mariana, D., & Redjo, S. I. (2017). Governance of forest and peatland fire prevention in Riau Province. International Conference on Democracy, Accountability and Governance (ICODAG 2017), 122–125.

Downloads

Published

2025-01-01

How to Cite

Desentralisasi Administratif dan Kinerja Pemerintahan: Studi Tata Kelola Desa di Pangandaran. (2025). Distingsi: Journal of Digital Society, 3(2), 1-8. https://jurnal.panengeninsani.com/index.php/djods/article/view/31