Implementasi Pariwisata Berbasis Ekonomi Hijau Melalui Destination Management Organization (DMO) di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda
Keywords:
Green Economy, Tourism Digitalization, Destination ManagementAbstract
This study explores the implementation of green economy principles in managing urban nature tourism destinations in the digital era, with a case study of Ir. H. Djuanda Forest Park (Tahura) in Bandung City. The urgency lies in the need for a sustainable and ecologically just tourism management model. The main objective is to analyze the role of the Destination Management Organization (DMO) in promoting green tourism through digital strategies. The theoretical framework includes green economy, destination management, and collaborative governance. The research employs a qualitative approach through observation, in-depth interviews, and document analysis. Findings reveal that despite environmental conservation efforts and digital promotion initiatives, the DMO's institutional structure remains weak and lacks effective cross-sector collaboration. This research contributes to the discourse on urban green tourism and proposes a roadmap for strengthening DMO institutions to achieve sustainability.
Penelitian ini membahas implementasi green economy dalam pengelolaan destinasi wisata alam perkotaan di era digital, dengan studi kasus pada Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda di Kota Bandung. Urgensi penelitian terletak pada kebutuhan akan model pengelolaan wisata yang berkelanjutan dan berkeadilan ekologis. Tujuan utama adalah menganalisis peran Destination Management Organization (DMO) dalam mendorong pariwisata hijau berbasis digital. Kajian teori melibatkan konsep green economy, manajemen destinasi, dan tata kelola kolaboratif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa meskipun terdapat upaya pelestarian lingkungan dan promosi digital, struktur kelembagaan DMO masih lemah dan belum mampu membangun kolaborasi lintas aktor secara optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur pariwisata hijau urban dan merekomendasikan roadmap penguatan kelembagaan DMO untuk keberlanjutan.
References
Akliyah, L. S. (2010). Nilai ekonomi Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda Kota Bandung dengan metode biaya perjalanan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 10(2), 1–9.
Anom Priantoko, Elva Fairuz Anbia, G. M. R. W., & Panggabean, N. (2021). Tinjauan penerapan ekonomi hijau dalam pariwisata di Provinsi Bali. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi, 2(2), 6.
Fatahillah. (2014). Nilai-nilai dalam pengelolaan kawasan hutan lindung. Unimal Press.
Fiandra, Y., & Windanengsih, W. (2022). Perancangan buku esai fotografi “Explore, Tahura Djuanda” di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Bandung, Jawa Barat. Kreatif: Jurnal Karya Tulis, Rupa, Eksperimental dan Inovatif, 4(1), 13–23. https://doi.org/10.53580/files.v4i1.41
Firmansyah, D., Syaripudin, Y., & Wibisono, W. (2012). Identifikasi potensi desa sebagai dasar strategi pengembangan pariwisata di Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 14, 1–14.
Fu, M., Huang, S., & Ahmed, S. (2024). Assessing the impact of green finance on sustainable tourism development in China. Heliyon, 10(10), e31099. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e31099
Gunawan, T., Rahadhian, Amirani, & Caecilia. (2014). Menggali potensi kesejarahan Tahura Ir. H. Djuanda dalam pengembangan arsitektur kawasan pariwisata yang berbasis pada eco-culture. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNPAR. http://journal.unpar.ac.id/index.php/rekayasa/article/view/1351
Hidayattuloh, M. H., Bambang, A. N., & Amirudin, A. (2020). The green economy concept as development strategy of Cempaka Tourism Village toward sustainable tourism development. The Indonesian Journal of Planning and Development, 5(1), 30–37. https://doi.org/10.14710/ijpd.5.1.30-37
Kusliansyah, Y. K. (2014). Adaptasi Kolam Pakar Tahura Ir. H. Djuanda sebagai arena ruang publik Kota Bandung. Jurnal Arsitektur TATANAN, 1(1), 20–27. http://journal.unpar.ac.id/index.php/rekayasa
Kusuma, N. R., Hamidah, I., & Fitriani, N. (2022). Pengelolaan sumber daya alam berbasis ekonomi hijau dalam perspektif syariah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Konferensi Nasional Studi Islam, 142–153. https://conference.kopertais02.or.id/index.php/konasi/article/view/55
Lina Saptaria, & Sopiah. (2022). Transformasi kepemimpinan dan kompetensi teknologi dalam manajemen industri hijau: Tinjauan literatur sistematis. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 1(2), 119–132. https://doi.org/10.55927/ministal.v1i2.348
Lumbanraja, P. C., & Lumbanraja, P. L. (2023). Analisis variabel ekonomi hijau terhadap pendapatan Indonesia (Tahun 2011–2020) dengan metode SEM-PLS. Cendekia Niaga, 7(1), 61–73. https://doi.org/10.52391/jcn.v7i1.836
Melece, L. (2016). Challenges and opportunities of circular economy and green economy. Engineering for Rural Development, 2016(January), 1162–1169.
Nugraheni, S. (2014). Manfaat ekonomi Tahura Djuanda. Jurnal Sumber Daya Alam, 1(1), 1–4.
Özgürel, G., Atış, E., & Çelik Uğuz, S. (2023). Transition to a rural green economy with eco-agro tourism: The case of Kızıklı Aromatic Village (Türkiye). İnsan ve Toplum Bilimleri Araştırmaları Dergisi, 12(2), 796–818. https://doi.org/10.15869/itobiad.1254129
Puspitadewi, S. R. O., Fahmi, I., Iqbal, N., & Rizki, M. U. (2014). Aspek hukum pengelolaan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Bandung. Research Report—Humanities and Social Science, 1(17), 7–8. https://journal.unpar.ac.id/index.php/Sosial/article/view/749
Ratnaningsih, A. T. (2023). Pengembangan ekowisata berbasis masyarakat di Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim sebagai alternatif mitigasi iklim. Seminar Nasional Karya Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 32–40.
Sabilla, D. M., & Tiara, K. A. (2024). Perancangan strategi bisnis pariwisata berkelanjutan di Jawa Barat dengan analisis internal dan eksternal serta triple layer business model canvas. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, 6(1), 1–11. https://doi.org/10.37253/altasia.v6i1.8658
Saputra, F., Sunarminto, T., Arief, D. H., & Lingkar Kampus. (2019). Peran stakeholder dalam implementasi fungsi konservasi di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Agustus, 24(2), 107–113.
Sari, A. F. F., Agustin, D. T., Andari, R., Khosihan, A., & Lavenia. (2024). Pengaruh elemen ekowisata terhadap motivasi berkunjung di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. EDUTOURISM Journal of Tourism Research, 5(2), 383–398. https://doi.org/10.53050/ejtr.v5i02.712
Sari, A. M., Wijaya, A. F., & Wachid, A. (2014). Penerapan konsep green economy mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan (Studi pada Dusun Kungkuk, Desa Punten Kota Batu). Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 2(4), 765–770.
Sihombing, J. R., Ervina, E., Sumarsih, D. U., & lainnya. (2019). Pengelolaan daya tarik wisata alam di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. EProceedings of Applied Science, 5(2), 1470–1476. https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/appliedscience/article/view/10035
Suta, W. P., Abdi, N., & Astawa, I. P. M. (2021). Sustainable tourism development in importance and performance perspective. In Proceedings of the International Conference on Applied Science and Technology on Social Science (ICAST-SS 2020) (pp. 342–346). https://doi.org/10.2991/assehr.k.210424.066
Toubes, D. R., & Araújo-Vila, N. (2022). A review research on tourism in the green economy. Economies, 10(6), Article 137. https://doi.org/10.3390/economies10060137
Wishanesta, K. D. (2024). Peranan green economy menjadi strategi dalam memperbaiki pemulihan ekonomi serta multilateral. Journal on Education, 6(2), 13110–13119.
Yusuf, M., Nursan, M., & Aji, M. L. I. (2023). Potensi pengembangan ekowisata pada kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Nuraksa Kabupaten Lombok Barat Provinsi NTB. Journal of Forest Science Avicennia, 6(1), 51–64. https://doi.org/10.22219/avicennia.v6i1.22046

