Penjaga Konstitusi? Menakar Efektivitas Lembaga Tinggi Negara Dalam Supremasi Hukum

Authors

  • Dedeng Yusuf Maolani UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia Author

Keywords:

Rule of Law, High State Institutions, Governance

Abstract

The enforcement of the rule of law is a fundamental pillar for the sustainability of a democratic constitutional state. However, Indonesia continues to face significant challenges in ensuring the independence, effectiveness, and accountability of its high state institutions—namely, the Constitutional Court, Supreme Court, Judicial Commission, and the House of Representatives—in upholding the supremacy of law. This study aims to analyze the roles and functions of these institutions from the perspective of constitutional law and good governance. The theoretical framework includes the concepts of rule of law, separation of powers, and institutional integrity. The research adopts a descriptive-analytical approach through literature review. Findings reveal that while these institutions are normatively strategic, their implementation is hindered by structural and political constraints. Institutional reform and strengthened mechanisms of checks and balances are therefore essential. This research contributes conceptually to improving the governance of state institutions in Indonesia.

Penegakan supremasi hukum merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan negara hukum yang demokratis. Namun, realitas di Indonesia menunjukkan adanya tantangan serius dalam memastikan independensi, efektivitas, dan akuntabilitas lembaga tinggi negara, seperti Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung, Komisi Yudisial, dan DPR, dalam menjamin supremasi hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi dan peran keempat lembaga tersebut dalam perspektif ketatanegaraan dan good governance. Kajian teori mencakup konsep supremasi hukum, trias politica, serta integritas kelembagaan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-analitis berbasis studi pustaka. Hasil menunjukkan bahwa meskipun secara normatif lembaga-lembaga ini memiliki peran strategis, implementasinya masih menghadapi kendala struktural dan politis. Oleh karena itu, diperlukan reformasi kelembagaan dan penguatan mekanisme checks and balances antar lembaga. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual terhadap penguatan tata kelola lembaga negara di Indonesia.

References

Abdullah. (2020). Peran Lembaga Komisi Yudisial dalam Upaya Penegakkan Supremasi Hukum Menuju Indonesia Bebas Korupsi. Legalitas: Jurnal Hukum, 1(2). https://legalitas.unbari.ac.id/index.php/Legalitas/article/view/101

Angkouw, K. (2014). Fungsi Mahkamah Agung sebagai pengawas internal tugas hakim dalam proses peradilan. Lex Administratum, 2(2).

Asshiddiqie, J. (2011). Gagasan negara hukum Indonesia. Makalah disampaikan dalam Forum Dialog Perencanaan Pembangunan Hukum Nasional oleh BPHN Kemenkumham RI.

Asshiddiqie, J. (2014). Konstitusi dan konstitusionalisme Indonesia (Edisi ke-2). Rajawali Pers.

Bedner, A. (2001). Administrative courts in Indonesia: A socio-legal study (Vol. 6). Martinus Nijhoff Publishers.

Bingham, T. (2010). The rule of law. Penguin Books.

Bunga, M. (2021). Modernisasi negara dalam konteks supremasi hukum. Jurnal Al Himayah, 5(2), 98–108.

Butt, S. (2015). The constitutional court and democracy in Indonesia. Brill.

Creswell, J. W. (2002). Desain penelitian: Pendekatan kualitatif & kuantitatif (2nd ed.). KIK Press.

Engkus, E. (2016). Administrasi kepegawaian Indonesia pada sektor publik (dalam pendekatan aparatur sipil negara). Bandung: Alfabeta.

Hadjon, P. M. (2011). Pengantar hukum administrasi Indonesia. Gadjah Mada University Press.

Halima, F. (2023). KY sampaikan laporan tahunan 2022 sebagai wujud pertanggungjawaban kinerja. Komisi Yudisial Republik Indonesia. https://www.komisiyudisial.go.id/frontend/files/laporan/1678863564_Laporan Tahunan Komisi Yudisial 2022.pdf

Hanifah, N. S., & Lewoleba, K. K. (2024). Peran masyarakat dalam menjaga supremasi hukum. Indonesian Journal of Law and Justice, 1(4), 8.

Indrayana, D. (2008). Indonesian constitutional reform, 1999–2002: An evaluation of constitution-making in transition. Kompas.

Jannah, et al. (2024). Analisis hukum kedudukan lembaga negara berdasarkan UUD 1945 dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Hukum Inovatif: Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora, 1(3), 65–78.

Komisi Yudisial Republik Indonesia. (2022). Laporan Tahunan Komisi Yudisial Republik Indonesia Tahun 2022. https://www.komisiyudisial.go.id/frontend/files/laporan/1678863564_Laporan Tahunan Komisi Yudisial 2022.pdf

Maharani, T. (2020). DPR sahkan “Omnibus Law” Undang-Undang Cipta Kerja. Kompas.com.

Mahfud, M. D. (2009). Capaian dan proyeksi kondisi hukum Indonesia. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 16(3), 291–310.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2017). Laporan Tahunan 2016 Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Manan. (2018). Aspek-aspek pengubah hukum. Kencana Prenada Media Group.

Mz, H. I. (2019). Analisis perubahan struktur lembaga negara dan sistem penyelenggaraan kekuasaan negara Republik Indonesia berdasarkan UUD 1945 sebelum dan sesudah amandemen. Ganec Swara, 13(2), 258–269.

O’Donnell, G. (1999). The self-restraining state: Power and accountability in new democracies. Lynne Rienner Publishers.

Pompe, S. (2018). The Indonesian Supreme Court: A study of institutional collapse. Cornell University Press.

Rosenfeld, M. (2001). The rule of law and the legitimacy of constitutional democracy. Southern California Law Review, 74.

Setiadi, W. (2012). Pembangunan hukum dalam rangka peningkatan supremasi hukum. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 1(1), 1–15.

Sholihin, B. (2008). Supremasi hukum pidana di Indonesia. Unisia, 31(69), 262–272. https://doi.org/10.20885/unisia.vol31.iss69.art6

Sugiono, B., & Mahfud, M. D. (2000). Supremasi hukum dan demokrasi. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 7(14), 71–82. https://doi.org/10.20885/iustum.vol7.iss14.art5

Sugita, M. (2024). Tinjauan yuridis konsep negara hukum dalam. Jurnal Hukum, 7(November), 105–119.

Suntana, I., & Alfaridah, D. I. (2022). Hubungan kelembagaan antara Komisi Yudisial dengan Mahkamah Konstitusi: Analisis Siyasah Dusturiyah terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 005/PUU-IV/2006. JAPHTN-HAN, 1(2), 227–239.

Tamanaha, B. Z. (2004). On the rule of law: History, politics, theory. Cambridge University Press.

Thaib, D. (1996). Penegakan prinsip-prinsip supremasi hukum: Analisis dan tinjauan dari aspek ketatanegaraan. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 3(6), 19–27.

Transparency International Indonesia. (2022). Indeks persepsi korupsi Indonesia 2022 mengalami penurunan terburuk sepanjang sejarah reformasi. https://ti.or.id/indeks-persepsi-korupsi-indonesia-2022-mengalami-penurunan-terburuk-sepanjang-sejarah-reformasi/

Wibowo, D. H. (2020). UU Cipta Kerja: Kertas kosong yang disahkan rapat paripurna DPR. Kompas.com.

Downloads

Published

01-02-2025

How to Cite

Penjaga Konstitusi? Menakar Efektivitas Lembaga Tinggi Negara Dalam Supremasi Hukum. (2025). Panengen: Journal of Indigenous Knowledge, 3(2), 10-21. https://jurnal.panengeninsani.com/index.php/pjoik/article/view/2