Analisis Klaster Kualitas Lingkungan Hidup Provinsi di Indonesia dan Implikasinya bagi Perencanaan Kebijakan Publik

Authors

  • Muhammad Azka Islami UIN Sunan Gunung Djati Bandung Author
  • Salma Isnaeni Yusriyyah UIN Sunan Gunung Djati Bandung Author
  • Sapitri Nopiana UIN Sunan Gunung Djati Bandung Author
  • Hilma Mutiara Winata UIN Sunan Gunung Djati Bandung Author

Keywords:

IKLH, Public Policy, sustainability

Abstract

Abstract. This study aims to classify 38 provinces in Indonesia based on environmental quality indicators as a basis for developing more adaptive and evidence-based environmental policies. Secondary data were obtained from the Central Statistics Agency (BPS), focusing on three components of the Environmental Quality Index (IKLH), namely the Air Quality Index (IKU), Water Quality Index (IKA), and Land Cover Quality Index (IKTL). The research method used a quantitative approach with analysis using the K-Means algorithm, which was preceded by descriptive analysis, outlier detection, and determination of the optimal number of clusters using the Elbow Method. The results of the study show the formation of three main clusters with different environmental characteristics. Cluster 0 contains densely populated provinces with the lowest AQI, WQI, and LCI values. Cluster 1 consists of provinces with the best environmental quality, dominated by Eastern Indonesia, which has extensive land cover and high air quality. Cluster 2 shows moderate conditions with good air quality but faces challenges in water quality and land cover. The most dominant factor in cluster formation is LQI. These findings provide a strategic basis for formulating policy differentiation that is more targeted, effective, and in line with the characteristics of each province.

Abstrak. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan 38 provinsi di Indonesia berdasarkan indikator kualitas lingkungan sebagai dasar penyusunan kebijakan lingkungan yang lebih adaptif dan berbasis bukti. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), dengan fokus pada tiga komponen Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), yaitu Indeks Kualitas Udara (IKU), Indeks Kualitas Air (IKA), dan Indeks Kualitas Tutupan Lahan (IKTL). Metode penelitian menggunakan pendekatan kantitafif dengan analisis menggunakan algoritma K-Means yang diawalidengan analisis deskriptif, deteksi outlier, serta penentuan jumlah klaster optimal melalui Metode Elbow. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya tiga klaster utama dengan karakteristik lingkungan yang berbeda. Klaster 0 berisi provinsi berpenduduk padat dengan nilai IKU, IKA, dan IKTL terendah. Klaster 1 terdiri dari provinsi dengan kualitas lingkungan terbaik, didominasi wilayah Indonesia Timur yang memiliki tutupan lahan luas dan kualitas udara tinggi. Klaster 2 menunjukkan kondisi sedang dengan kualitas udara baik tetapi menghadapi tantangan pada kualitas air dan tutupan lahan. Faktor paling dominan dalam pembentukan klaster adalah IKTL. Temuan ini memberikan dasar strategis dalam perumusan policy differentiation yang lebih tepat sasaran, efektif, dan sesuai karakteristik setiap provinsi

References

Edward, A. V., Adnan, M. F., & Khaidir, A. (2024). New Public Manajemen: Studi Kasus Penerapan New Public Manajemen Dalam Organisasi Publik Di Indonesia. Future Academia: The Journal Of Multidisciplinary Research On Scientific And Advanced, 2(2), 54–62.

Hamid, H. (2022). Implementasi New Public Management (Npm) Dalam Pelayanan Publik Di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Makassar. Pallangga Praja, 2(2), 117– 123.

Ikhsanudin, M. R., & Wijayanto, A. W. (2024). Perbandingan Pengelompokkan Provinsi Di Indonesia Menurut Kualitas Lingkungan Hidup Menggunakan Metode Hierarki Dan Partisi. Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi (Justin), 12(1), 155. Https://Doi.Org/10.26418/Justin.V12i1.71495

Masyruroh, A., & Binyati, B. (2021). Kajian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Kota Serang. Jurnal Lingkungan Dan Sumberdaya Alam (Jurnalis), 4(2), 151–162.

Wahyudi, M., Masitha, Saragih, R., & Solikhun. (2020). Data Mining : Penerapan Algoritma K-Means Clustering Dan K-Medoids Clustering. Yayasan Kita Menulis.

Yani, A., Restiatun, R., & Nuratika, N. (2023). Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Dan

Determinannya: Studi Kasus Di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 12(3), 178–186. Https://Doi.Org/10.23960/Jep.V12i3.2132

Zahro, H. A., & Tutik, T. (2025). Determinan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup: Studi Kasus Delapan Provinsi Di Indonesia. Journal Of Economics And Management Scienties, 678–687. Https://Doi.Org/10.37034/Jems.V7i4.206

Zulkifli, Z., Dzakwan, M. Z., Irhanissa, S., & Ainaya, D. (2025). Analisis Daya Dukung Dan Daya Tampung Lingkungan Hidup Pada Kawasan Pertanian Terhadap Komoditas Beras Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok,

Kabupaten Sleman, Diy. Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa, 4(1).

Downloads

Published

15-12-2025

How to Cite

Analisis Klaster Kualitas Lingkungan Hidup Provinsi di Indonesia dan Implikasinya bagi Perencanaan Kebijakan Publik. (2025). Panengen: Journal of Indigenous Knowledge, 4(2), 71-82. https://jurnal.panengeninsani.com/index.php/pjoik/article/view/125

Most read articles by the same author(s)