Combro Sebagai Representasi Kearifan Lokal dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di Jawa Barat

Authors

  • Sahla Abida Mahnaz Universitas Al Ghifari Bandung, Indonesia Author
  • Nabila Agustina Universitas Al Ghifari Bandung, Indonesia Author
  • Abdurrahman Yusuf Universitas Al Ghifari Bandung, Indonesia Author
  • Annisa Martina Syahrir Universitas Al Ghifari Bandung, Indonesia Author

Keywords:

Combro, Local Wisdom, Creative Economy, Traditional Food.

Abstract

Combro is a traditional food from West Java that reflects the local wisdom of Sundanese society through its ingredients, preparation process, and cultural values. This study aims to analyze the role of combro as a representation of local cultural identity and its potential in the development of the creative economy. The study uses a descriptive qualitative method with a literature review approach through journals, books, and other academic sources. The findings show that combro is not only a traditional food product but also has cultural, social, and economic value. Product innovation, modern packaging, and digital marketing play important roles in increasing the competitiveness of combro in the modern era. The development of combro also provides positive economic impacts for local communities, especially MSMEs and local producers. The novelty of this study lies in discussing combro as part of a local culture-based creative economy amid modernization.

Combro merupakan makanan tradisional khas Jawa Barat yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat Sunda melalui bahan baku, proses pembuatan, dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran combro sebagai identitas budaya lokal serta potensinya dalam pengembangan ekonomi kreatif. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur melalui kajian jurnal, buku, dan sumber ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa combro tidak hanya berfungsi sebagai produk pangan tradisional, tetapi juga memiliki nilai budaya, sosial, dan ekonomi. Inovasi produk, pengemasan modern, dan pemasaran digital berperan penting dalam meningkatkan daya saing combro di era modern. Pengembangan combro juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan produsen bahan lokal. Kebaruan penelitian ini terletak pada pembahasan combro sebagai bagian dari pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal di tengah modernisasi.

References

Abror, K. T., Zennika, T., Putri, E. P. M., Yukuri, K. A., & Supriyono. (2024). Peran makanan tradisional dalam menguatkan identitas nasional. Jurnal Budaya Nusantara, Vol. 7 No. 1, 24–35.

Amalia, R. M., & Marta, D. C. V. (2018). Preserving Traditional Food from West Java: An Effort to Maintain National and Regional Food Security. International Journal on Studies in English Language and Literature (IJSELL), 6(9), 1–9.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Penyediaan Makanan dan Minuman Indonesia. Jakarta: BPS.

Febriyantoro, M. T., & Arisandi, D. (2018). Pemanfaatan Digital Marketing Bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah pada Era Masyarakat Ekonomi ASEAN. JMD: Jurnal Riset Manajemen & Bisnis Dewantara, 1(2), 61–76.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2023). Laporan Perkembangan Ekonomi Kreatif Indonesia. Jakarta: Kemenparekraf.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.

Long, L. M. (2004). Culinary Tourism. Kentucky: The University Press of Kentucky.

Nye, J. S. (2004). Soft Power: The Means to Success in World Politics. New York: Public Affairs.

Pratiwi, I. (2021). Estetika Gastronomi Nusantara dalam Media Digital. Jurnal Budaya Nusantara, 4(2), 248–257. Jurnal Budaya Nusantara.

Rahman, F. (2018). Kuliner sebagai Identitas Keindonesiaan. Jurnal Sejarah, 2(1), 43–63.Richards, G. (2012). An Overview of Food and Tourism Trends and Policies. Journal of Tourism Consumption and Practice, 4(1), 1–17.

Rosidin, O., Riansi, E. S., & Muhyidin, A. (2021). Leksikon kuliner tradisional masyarakat Kabupaten Pandeglang. LITERA, 20(1), 1–15.

Saparinto, C., & Hidayati, D. (2010). Bahan Tambahan Pangan. Yogyakarta: Kanisius.

Soekarto, S. T. (1990). Penilaian Organoleptik untuk Industri Pangan dan Hasil Pertanian. Jakarta: Bharata Karya Aksara.

Suryana. (2019). Kewirausahaan: Pedoman Praktis, Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: Salemba Empat.

Setiyoko, D., Putri, A., & Casmi. (2023). Diversifikasi produk pangan lokal untuk meningkatkan daya saing UMKM kuliner tradisional. Warta LPM, 26(2), 145–156. Diakses dari Journals UMS

Tjiptono, F. (2015). Strategi Pemasaran (4th ed.). Yogyakarta: Andi Offset.

Timisela, N. R. (2023). Analisis nilai tambah dan diversifikasi agroindustri pangan lokal berbahan singkong. ResearchGate Publication. Diakses dari ResearchGate

Utami, N., Wardani, M., & Gorda, A. (2023). Pemanfaatan digital marketing pada UMKM kuliner dalam meningkatkan daya saing produk lokal. Jurnal Kumawula, 6(1), 88–97. Diakses dari Jurnal Kumawula Unpad

Utami, S., & Riswan. (2023). Strategi pemasaran dan peningkatan kualitas produk UMKM kuliner tradisional di era modern. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, 12(3), 210–219. Diakses dari Ejournal UNDIP

Utami, S. (2018). Kuliner sebagai identitas budaya: Perspektif komunikasi lintas budaya. CoverAge: Journal of Strategic Communication, Vol. 8 No. 2, 36–44.

Wijaya, S. (2019). Indonesian Food Culture Mapping and Culinary Tourism Development. Journal of Ethnic Foods, 6(1), 1–9.

Winarno, F. G. (2008). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Zainuri, M. (2021). Pengembangan ekonomi kreatif berbasis kuliner tradisional sebagai pemberdayaan masyarakat. Prosperity: Journal of Society and Empowerment, 1(2), 55–66. Diakses dari Walisongo Journal

Downloads

Published

01-06-2025

How to Cite

Combro Sebagai Representasi Kearifan Lokal dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di Jawa Barat. (2025). Panengen: Journal of Indigenous Knowledge, 4(4), 7-19. https://jurnal.panengeninsani.com/index.php/pjoik/article/view/164

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

11-20 of 23

You may also start an advanced similarity search for this article.