Dari Akuntabilitas Menuju Kinerja: Menimbang Ulang Sakip dalam Birokrasi Indonesia
Keywords:
SAKIP, Public Accountability, Employee PerformanceAbstract
The issue of bureaucratic accountability remains a critical challenge in Indonesia, particularly in achieving effective, efficient, and transparent governance. The Government Agency Performance Accountability System (SAKIP) serves as a strategic instrument to strengthen performance measurement, transparency, and accountability in public administration. This study aims to analyze the role of SAKIP in improving civil servants’ performance. The theoretical framework draws on public accountability, employee performance, and management control system perspectives. The research employed a quantitative survey method with probability sampling and multiple linear regression analysis. Findings indicate that the implementation of SAKIP significantly enhances employee performance through measurable performance indicators, improved transparency, and competency development. Thus, this study emphasizes that SAKIP should not be seen merely as an administrative tool, but as a strategic mechanism to foster a more professional, accountable, and competitive bureaucracy.
Tingkat akuntabilitas birokrasi publik masih menjadi isu krusial di Indonesia, terutama dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, dan transparan. Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) hadir sebagai instrumen strategis untuk memperkuat pengukuran kinerja, transparansi, dan akuntabilitas dalam birokrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran SAKIP dalam meningkatkan kinerja pegawai instansi pemerintah. Kajian teori menggunakan perspektif akuntabilitas publik, kinerja pegawai, dan sistem pengendalian manajemen sebagai landasan konseptual. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan survei, teknik sampling probabilitas, serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAKIP berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai, baik melalui penetapan indikator kinerja yang terukur, penguatan transparansi, maupun pengembangan kompetensi aparatur. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa SAKIP tidak hanya berfungsi sebagai alat administratif, tetapi juga sebagai mekanisme strategis untuk membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berdaya saing.
References
Anthony, R. N., & Govindarajan, V. (2007). Management control systems (12th ed.). New York: McGraw-Hill
Bovens, M. (2007). Analysing and assessing accountability: A conceptual framework. European Law Journal, 13(4), 447–468. https://doi.org/10.1111/j.1468-0386.2007.00378.x
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage
Fitriani, A. (2019). Implementasi SAKIP dalam peningkatan kinerja pemerintah daerah: Antara formalitas dan efektivitas. Jurnal Administrasi Publik, 14(2), 87–99. https://doi.org/10.21009/jap.142.05
Hidayat, R. (2021). Transparansi kinerja publik dalam implementasi SAKIP: Implikasi terhadap partisipasi masyarakat. Jurnal Administrasi Publik, 11(1), 45–58. https://doi.org/10.21009/jap.111.05
Lestari, S. (2020). Akuntabilitas birokrasi dan kepercayaan publik: Analisis implementasi SAKIP di pemerintah daerah. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 5(2), 134–147. https://doi.org/10.14710/jip.5.2.134-147
Nugroho, R. (2021). Kepemimpinan transformasional dan keberhasilan SAKIP dalam birokrasi Indonesia. Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik, 12(3), 233–245. https://doi.org/10.22146/jmkp.2021.12345
Pratiwi, D. (2019). Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dalam meningkatkan efektivitas birokrasi. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 9(2), 101–112. https://doi.org/10.31219/osf.io/xyz12
Ramadhan, Y. (2020). Keterbatasan sumber daya manusia dalam penerapan SAKIP: Studi pada pemerintah kabupaten. Jurnal Ilmu Pemerintahan Indonesia, 2(1), 55–68. https://doi.org/10.22146/jipi.2020.55678
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). New Jersey: Pearson Education
Santoso, B. (2021). Budaya organisasi dan resistensi birokrat terhadap SAKIP. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik, 9(3), 211–225. https://doi.org/10.22146/jkmp.2021.11234
Siregar, H. (2020). Transparansi dan akuntabilitas dalam implementasi SAKIP: Dampaknya terhadap kepercayaan publik. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 15(1), 55–67. https://doi.org/10.21009/japi.151.05
Widodo, J. (2018). Reformasi akuntabilitas publik melalui Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik, 6(1), 23–36. https://doi.org/10.22146/jkmp.6.1.23
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Panengen: Journal of Indigenous Knowledge

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
