Analisis Wilayah Prioritas Akses Air Minum Layak Berdasarkan Indikator Lingkungan di Jawa Barat

Authors

  • Laila Ghaida Tamaamatunnisa UIN Sunan Gunung Djati Bandung Author
  • Yesi Rosmiati UIN Sunan Gunung Djati Bandung Author
  • Nabila Az’zahra Gunawan UIN Sunan Gunung Djati Bandung Author
  • Hilma Mutiara Winata UIN Sunan Gunung Djati Bandung Author

Keywords:

akses air minum, indikator lingkungan, analisis klaster, Jawa Barat, ketahanan daerah

Abstract

Access to sfe drinking water is fundamental necessity that directly impacts public health and welfare. This study analyzes the conditions of drinking water access across regencies and cities in West Java using environmental indicators such as the Regional Resilience Index (IKD), water pollution levels, and the number of villages affected by water contamination. Using K-means clustering, the study identifies three distinct clusters representing varying degrees of resilience and vulnerability. Cluster 0 includes regions with high resilience and better access, while Cluster 2 groups regions with low resilience and high impact from pollution, indicating urgent areas for intervention. The study highlights the strong relationship between environmental conditions and access to celan water, emphasizing the need fot targeted policies to improve water quality and public health.

Akses air minum yang aman adalah kebutuhan dasar yang sangat memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menganalisis kondisi akses air minum di kabupaten dan kota di Jawa Barat berdasarkan indikator lingkungan seperti Indeks Ketahana Daerah (IKD), tingkat pencemaran air, dan jumlah desa terdampak pencemaran air. Dengan menggunakan klastering K-means, penelitia ini mengelompokkan wilayah ke dalam tiga klaster yang menunjukkan tingkat ketahanan dan kerentanan yang berbeda. Klaster 0 mencakup wilayah dengan ketahanan tinggi dan akses lebih baik, sedangkan Klaster 2 merupakan wilayah dengan ketahanan rendah dan dampak pencemaran tinggi yang memerlukan intervensi segera. Studi ini menekankan hubungan era tantara kondisi lingkunngan dan akses air bersih serta perlunya kebijakan yang terarah untuk meningkatkan kualitas air dan kesehatan masyarakat.

References

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik lingkungan hidup Indonesia 2023.

Bain, R., Cronk, R., Wright, J., Yang, H., Slaymaker, T., & Bartram, J. (2014). Faecal contamination of drinking-water in low- and middle-income countries. Environmental Health Perspectives. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24811893/

Djembarmanah, R. S., & Salsabila, G. (2024). Analysis of the water quality of the river in West Java as the raw water for drinking water. Jurnal Presipitasi: Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 21(3), 802–811. https://doi.org/10.14710/presipitasi.v21i3.802-811

Ekowati, A. P., & Lusno, M. F. D. (2025). Analisis Capaian dan Tantangan Akses Air Minum Aman di Indonesia Menuju SDGS 6.1.1. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN), 5(2), 1707–1714. https://doi.org/10.54082/jupin.1538

Gleick, P. (2020). The world’s water. Island Press. https://islandpress.org/books/worlds-water

Hartati, N. (2021). Pengaruh kondisi lingkungan terhadap penyediaan air bersih. Jurnal Sains Lingkungan. https://journal.ipb.ac.id/index.php/jpsl

Howard, G., & Bartram, J. (2003). Domestic water quantity, service level and health. World Health Organization. https://www.who.int/water_sanitation_health/publications/domestic-water-quality/en/

Juwana, I., Rahardyan, N. A., Permadi, D. A., & Sutadian, A. D. (2022). Uncertainty and sensitivity analysis of the effective implementation of water quality improvement programs for Citarum River, West Java, Indonesia. Water, 14(24), 4077. https://doi.org/10.3390/w14244077

Kementerian Kesehatan RI. (2010). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492 Tahun 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/39471/permenkes-no-492-tahun-2010

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2021). Status lingkungan hidup Indonesia 2021. https://www.menlhk.go.id/site/single_post/3476/status-lingkungan-hidup-indonesia-2021

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2022). Laporan kinerja Direktorat Air Minum 2022.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia / Badan Riset dan Inovasi Nasional. (2020). Kajian ketahanan air di Indonesia.

LKIP Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (2022). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi Jawa Barat 2022.

Montgomery, M. A., & Elimelech, M. (2007). Water and sanitation in developing countries: Challenges and solutions. Environmental Science & Technology. https://pubs.acs.org/doi/10.1021/es072435t

Nahib, I., Amhar, F., Wahyudin, Y., Ambarwulan, W., Suwarno, Y., Suwedi, N., Turmudi, T., Cahyana, D., Nugroho, N. P., Ramadhani, F., Siagian, D. R., Suryanta, J., Rudiastuti, A. W., Lumban-Gaol, Y., Karolinoerita, V., Rifaie, F., & Munawaroh, M. (2023). Spatial-Temporal Changes in Water Supply and Demand in the Citarum Watershed, West Java, Indonesia Using a Geospatial Approach. Sustainability, 15(1), 562. https://doi.org/10.3390/su15010562

OECD. (2019). Water governance in cities.

Pangestu, M. P., & Lusno, M. F. D. (2025). Kualitas Air Minum Rumah Tangga di Indonesia Berdasarkan Parameter Fisik , Kimia , dan Mikrobiologi : Studi Cross-Sectional Mengacu pada Standar Nasional. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN), 5(2), 1689–1696.

Pratiwi, D., Sumiarsa, D., Oktavia, D., & Sunardi, S. (2023). Water quality influences self-purification in the Cihawuk and Majalaya segments upstream of the Citarum River, West Java, Indonesia. Water, 15(16), 2998. https://doi.org/10.3390/w15162998

Putri, B. D., & Samsuddin, M. A. (2025). Pengaruh Akses Air Minum Layak dan Akses Sanitasi Layak terhadap Tingkat Kemiskinan: Studi Panel Kabupaten di Jawa Barat Tahun 2020-2024. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 3(3), 140–156. https://doi.org/10.61132/jepi.v3i3.1611

Ramadhan, A., & Sari, D. (2022). Kualitas air permukaan dan tantangan penyediaan air minum. Jurnal Teknik Lingkungan. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/teknik

Rawls, J. (1971). A theory of justice. Harvard University Press.Sinulingga, H. (2023). Pengaruh kondisi lingkungan terhadap kualitas air minum dan kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 15(2), 120–130. https://doi.org/10.1234/jkl.v15i2.2023

Suleman, H., & Hadi, F. (2019). Analisis kualitas air dan dampaknya. Jurnal Kesehatan Masyarakat. https://journal.unhas.ac.id/index.php/jkm

Sunardi, I., & Cahyono, R. (2020). Analisis pencemaran air permukaan. Jurnal Sains Lingkungan. https://ejurnal.ppsdmmilkbk.com/index.php/jsl

UNESCO. (2021). UN World Water Development Report. https://www.unesco.org/en/wwdr

UNICEF. (2020). WASH annual report 2020. https://www.unicef.org/reports/wash-annual-report-2020

United Nations. (2022). Sustainable Development Goals report 2022. https://unstats.un.org/sdgs/report/2022/

WHO & UNICEF. (2019). Progress on household drinking water, sanitation and hygiene 2000-2017: Special focus on inequalities. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789241515115

Wibowo, A., & Ridwan, M. (2020). Evaluasi akses air minum layak. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan. https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jtsl

World Health Organization. (2021). Drinking-water: Key facts. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/drinking-water

Siti Mutiah, Y. H. (2024). Perbandingan Metode Klastering K-Means dan DBSCAN dalam Identifikasi Kelompok Rumah Tangga Berdasarkan Fasilitas Sosial Ekonomi di Jawa Barat. Teorema: Teori dan Riset Matematika, 247-260. Retrieved from https://jurnal.unigal.ac.id/teorema/article/viewFile/16290/8634

Downloads

Published

10-12-2025

How to Cite

Analisis Wilayah Prioritas Akses Air Minum Layak Berdasarkan Indikator Lingkungan di Jawa Barat. (2025). Panengen: Journal of Indigenous Knowledge, 4(2), 8-17. https://jurnal.panengeninsani.com/index.php/pjoik/article/view/110

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

21-30 of 45

You may also start an advanced similarity search for this article.