Analisis Wilayah Prioritas Akses Air Minum Layak Berdasarkan Indikator Lingkungan di Jawa Barat
Keywords:
akses air minum, indikator lingkungan, analisis klaster, Jawa Barat, ketahanan daerahAbstract
Access to sfe drinking water is fundamental necessity that directly impacts public health and welfare. This study analyzes the conditions of drinking water access across regencies and cities in West Java using environmental indicators such as the Regional Resilience Index (IKD), water pollution levels, and the number of villages affected by water contamination. Using K-means clustering, the study identifies three distinct clusters representing varying degrees of resilience and vulnerability. Cluster 0 includes regions with high resilience and better access, while Cluster 2 groups regions with low resilience and high impact from pollution, indicating urgent areas for intervention. The study highlights the strong relationship between environmental conditions and access to celan water, emphasizing the need fot targeted policies to improve water quality and public health.
Akses air minum yang aman adalah kebutuhan dasar yang sangat memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menganalisis kondisi akses air minum di kabupaten dan kota di Jawa Barat berdasarkan indikator lingkungan seperti Indeks Ketahana Daerah (IKD), tingkat pencemaran air, dan jumlah desa terdampak pencemaran air. Dengan menggunakan klastering K-means, penelitia ini mengelompokkan wilayah ke dalam tiga klaster yang menunjukkan tingkat ketahanan dan kerentanan yang berbeda. Klaster 0 mencakup wilayah dengan ketahanan tinggi dan akses lebih baik, sedangkan Klaster 2 merupakan wilayah dengan ketahanan rendah dan dampak pencemaran tinggi yang memerlukan intervensi segera. Studi ini menekankan hubungan era tantara kondisi lingkunngan dan akses air bersih serta perlunya kebijakan yang terarah untuk meningkatkan kualitas air dan kesehatan masyarakat.
References
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik lingkungan hidup Indonesia 2023.
Bain, R., Cronk, R., Wright, J., Yang, H., Slaymaker, T., & Bartram, J. (2014). Faecal contamination of drinking-water in low- and middle-income countries. Environmental Health Perspectives. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24811893/
Djembarmanah, R. S., & Salsabila, G. (2024). Analysis of the water quality of the river in West Java as the raw water for drinking water. Jurnal Presipitasi: Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 21(3), 802–811. https://doi.org/10.14710/presipitasi.v21i3.802-811
Ekowati, A. P., & Lusno, M. F. D. (2025). Analisis Capaian dan Tantangan Akses Air Minum Aman di Indonesia Menuju SDGS 6.1.1. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN), 5(2), 1707–1714. https://doi.org/10.54082/jupin.1538
Gleick, P. (2020). The world’s water. Island Press. https://islandpress.org/books/worlds-water
Hartati, N. (2021). Pengaruh kondisi lingkungan terhadap penyediaan air bersih. Jurnal Sains Lingkungan. https://journal.ipb.ac.id/index.php/jpsl
Howard, G., & Bartram, J. (2003). Domestic water quantity, service level and health. World Health Organization. https://www.who.int/water_sanitation_health/publications/domestic-water-quality/en/
Juwana, I., Rahardyan, N. A., Permadi, D. A., & Sutadian, A. D. (2022). Uncertainty and sensitivity analysis of the effective implementation of water quality improvement programs for Citarum River, West Java, Indonesia. Water, 14(24), 4077. https://doi.org/10.3390/w14244077
Kementerian Kesehatan RI. (2010). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492 Tahun 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/39471/permenkes-no-492-tahun-2010
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2021). Status lingkungan hidup Indonesia 2021. https://www.menlhk.go.id/site/single_post/3476/status-lingkungan-hidup-indonesia-2021
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2022). Laporan kinerja Direktorat Air Minum 2022.
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia / Badan Riset dan Inovasi Nasional. (2020). Kajian ketahanan air di Indonesia.
LKIP Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (2022). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi Jawa Barat 2022.
Montgomery, M. A., & Elimelech, M. (2007). Water and sanitation in developing countries: Challenges and solutions. Environmental Science & Technology. https://pubs.acs.org/doi/10.1021/es072435t
Nahib, I., Amhar, F., Wahyudin, Y., Ambarwulan, W., Suwarno, Y., Suwedi, N., Turmudi, T., Cahyana, D., Nugroho, N. P., Ramadhani, F., Siagian, D. R., Suryanta, J., Rudiastuti, A. W., Lumban-Gaol, Y., Karolinoerita, V., Rifaie, F., & Munawaroh, M. (2023). Spatial-Temporal Changes in Water Supply and Demand in the Citarum Watershed, West Java, Indonesia Using a Geospatial Approach. Sustainability, 15(1), 562. https://doi.org/10.3390/su15010562
OECD. (2019). Water governance in cities.
Pangestu, M. P., & Lusno, M. F. D. (2025). Kualitas Air Minum Rumah Tangga di Indonesia Berdasarkan Parameter Fisik , Kimia , dan Mikrobiologi : Studi Cross-Sectional Mengacu pada Standar Nasional. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN), 5(2), 1689–1696.
Pratiwi, D., Sumiarsa, D., Oktavia, D., & Sunardi, S. (2023). Water quality influences self-purification in the Cihawuk and Majalaya segments upstream of the Citarum River, West Java, Indonesia. Water, 15(16), 2998. https://doi.org/10.3390/w15162998
Putri, B. D., & Samsuddin, M. A. (2025). Pengaruh Akses Air Minum Layak dan Akses Sanitasi Layak terhadap Tingkat Kemiskinan: Studi Panel Kabupaten di Jawa Barat Tahun 2020-2024. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 3(3), 140–156. https://doi.org/10.61132/jepi.v3i3.1611
Ramadhan, A., & Sari, D. (2022). Kualitas air permukaan dan tantangan penyediaan air minum. Jurnal Teknik Lingkungan. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/teknik
Rawls, J. (1971). A theory of justice. Harvard University Press.Sinulingga, H. (2023). Pengaruh kondisi lingkungan terhadap kualitas air minum dan kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 15(2), 120–130. https://doi.org/10.1234/jkl.v15i2.2023
Suleman, H., & Hadi, F. (2019). Analisis kualitas air dan dampaknya. Jurnal Kesehatan Masyarakat. https://journal.unhas.ac.id/index.php/jkm
Sunardi, I., & Cahyono, R. (2020). Analisis pencemaran air permukaan. Jurnal Sains Lingkungan. https://ejurnal.ppsdmmilkbk.com/index.php/jsl
UNESCO. (2021). UN World Water Development Report. https://www.unesco.org/en/wwdr
UNICEF. (2020). WASH annual report 2020. https://www.unicef.org/reports/wash-annual-report-2020
United Nations. (2022). Sustainable Development Goals report 2022. https://unstats.un.org/sdgs/report/2022/
WHO & UNICEF. (2019). Progress on household drinking water, sanitation and hygiene 2000-2017: Special focus on inequalities. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789241515115
Wibowo, A., & Ridwan, M. (2020). Evaluasi akses air minum layak. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan. https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jtsl
World Health Organization. (2021). Drinking-water: Key facts. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/drinking-water
Siti Mutiah, Y. H. (2024). Perbandingan Metode Klastering K-Means dan DBSCAN dalam Identifikasi Kelompok Rumah Tangga Berdasarkan Fasilitas Sosial Ekonomi di Jawa Barat. Teorema: Teori dan Riset Matematika, 247-260. Retrieved from https://jurnal.unigal.ac.id/teorema/article/viewFile/16290/8634
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Panengen: Journal of Indigenous Knowledge

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
