Kearifan Lokal dan Ekologi Spiritual: Tradisi Doa Petani di Punden Desa Cangkringturi, Sidoarjo
Keywords:
Ekologi Spiritual, Kearifan Lokal, Ketahanan Budaya, Pertanian Berkelanjutan, Tradisi Doa Petani, Punden.Abstract
Abstrak
Masyarakat agraris di Pulau Jawa secara historis menghadapi tekanan modernisasi dan urbanisasi yang mengancam pelestarian kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi sosiologis dan makna spiritual dari Tradisi Doa Petani di Punden Desa Cangkringturi, Sidoarjo, Penelitian ini Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus etnografi, penelitian ini berfokus pada pemahaman mendalam praktik ritual yang terintegrasi ke dalam tiga fase krusial siklus pertanian padi: Turun Tanam (Singkal), Keleman, dan Doa Panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa punden (Mbah Cangkring dan Mbah Turi) berfungsi ganda sebagai pusat ekologi spiritual (menjaga keberkahan alam) dan komunal (menekankan harmoni sosial). Ritual ini adalah manifestasi konkrit dari etika lingkungan, petani secara eksplisit memohon izin kepada alam sebelum mengolah bumi, serta pengejawantahan dari konsep Keseimbangan Lahir dan Batin Jawa. Secara sosiologis, ritual yang bersifat komunal dan diakhiri dengan makan bersama (sesaji) merevitalisasi semangat solidaritas sosial dan gotong royong, menjadikannya mekanisme kohesi sosial yang efektif. Kelangsungan tradisi doa punden ini membuktikan adanya ketahanan budaya yang kuat di wilayah urban, sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap model pertanian berkelanjutan dan ekologi spiritual dengan menanamkan etos harmoni antara manusia, alam, dan leluhur.
Kata Kunci: Ekologi Spiritual, Kearifan Lokal, Ketahanan Budaya, Pertanian Berkelanjutan, Tradisi Doa Petani, Punden
References
Andi, M., & Nurtantyo, F. (2018). Punden Sebagai Pusat Kehidupan Sosial Dan Budaya Masyarakat Desa Klepek Kabupaten Kediri. 10(1), 14– 23.
Ardiansyah, A., Ushuluddin, F., & Ampel, U. I. N. S. (2025). Tradisi Doa Dana Pada Masyarakat Desa Rato Kabupaten Bima. November, 17695–17704.
Aýuni, Q. (2014). Peran Gapoktan Dalam Pemberdayaan Ekonomi Petani Di Desa Sumbersari Kecamatan Moyudan Kabupaten Sleman.
Berkes, F., Colding, J., & Folke, C. (2000). Rediscovery Of Traditional Ecological Knowledge As Adaptive Management. Ecological Applications, 10(5), 1251–1262. Https://Doi.Org/10.1890/1051-0761(2000)010%5b1251:Roteka%5d2.0.Co;2
Cahyaningsih, I. (2024). Tradisi Jabel Dalam Komunitas Muslim Aboge: Analisis Ekologi Budaya Petani Masyarakat Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas.
Darojat, A. R. (2023). Penafsiran Ayat-Ayat Pertanian Dalam Al-Qur’an: 9(2). Https://Doi.Org/10.32495/Nun.V9i2.378
Deha, D., Nurmayani, A., Agustin, D. N., Swandaru, E. K., Tinggi, S., Pariwisata, M., & Mondial, L. (N.D.). Ritual Mistis Dalam Tradisi Sunda Wiwitan (Kajian Antropologi Agama ). 1–11.
Hariawan Adji, Ema Faiza, J. I. (N.D.). Konsep “Selamat” Dalam Ajaran “Manunggaling Kawula Gusti” Kepercayaan Manusia Jawa (Kejawen).
Irawati, T., Agustin, E., Maslukha, & Nandasari, F. (2020). Pelestarian Kebudayaan Punden Sebagai Tradisi Desa Sidokaton Kudu, Jombang. Presiding Conference On Research And Community Services, 2(1), 1244–1255.
Juwita, A. D., Rahman, A. A., Widyadana, A. S., & Tsabita, K. (2025). Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Refleksi Nilai Spiritual Dan Sosial Di Masyarakat Perkotaan ( Studi Etnografi Di Kelurahan Pradah Kali Kendal Surabaya ). 4(1), 3387–3393.
Kusumaningrum, S. D., Utami, W. S., & Ayu, D. (2025). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Tradisi Upacara Kasada Sebagai Sumber Pembelajaran Ips. 5(3), 1–12.
Mickey, S. (2020). Spiritual Ecology: On The Way To Ecological Existentialism. Religions, 11(11), 580. Https://Doi.Org/10.3390/Rel11110580
Mumtaz, N. A. (2025). Makna Sosial Religius Tradisi Perlon Senin Pahing : Studi Etnografi Pada Komunitas Bonokeling, Banyumas Skripsi.
Ningtyas, D. T. (2025). Dialog Identitas : Integrasi Tradisi Keagamaan Lokal Di Tengah Arus Budaya Global. 3(2), 71–80.
Nurhidayat, A. (2016). Fungsi Tradisi Janteke Bagi Masyarakat Kampung Lembur Gede Desa Wangunsari Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya. April 2017, 1–18.
Prasetyo, G. L., Subkhan, M., & Romdoni, A. (2025). Model Pertanian Berbasis Kearifan Lokal Kampung Naga Untuk Ketahanan Pangan. 5(1), 13–32.
Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse And Revival Of American Community. Simon & Schuster.
Radhiah, H. (2025). Penanaman Sikap Tawakal Melalui Pendidikan Islam. 1(1), 88–95.
Rahmat Imanda, Zulheldi, Widia Fithri, E. S. (N.D.). Tradisi Tolak Bala
Sebelum Tanam Padi Pada Masyarakatdesa Simaroken Kabupaten Pasaman(Kajian Livingal-Qur’an). 40–52.
Sari, A. (2024). ( Studi Etnografi Di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Tenggulun Kabupaten Aceh Tamiang ) Program Studi Antropologi.
Umam, F. (N.D.). Tradisi Sedekah Bumi Di Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu.
Wisnuwardana, I. G. W., & Tanggur, F. S. (2025). Pendidikan Berbasis Komunitas Adat
Suku Boti Sebagai Strategi Penguatan Ketahanan Ekologis Lokal. 4(4).
Wulan, D. A. (2024). Perwujudan Nilai Sosial Dan Pelestarian Budaya Dalam Ritual Bersih Desa Tlogomas Malang : Tinjauan Antropolinguistik. 7, 673–682.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Panengen: Journal of Indigenous Knowledge

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
