Pendekatan Potensi Masyarakat: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Desa Wisata Pendidikan Cibodas

Authors

  • Endang Hermawan UIN Sunan Gunung Djati Bandung Author

Keywords:

Community Potential, Community Empowerment, Tourism village, Education.

Abstract

The objective of this research is to gain insights into the process of developing a tourist village in Cibodas, specifically in the context of creating an educational tourist village based on the potential of its tourist products. The research employs a literature review methodology with a case study approach. Data collection involved interviews, observations, focus group discussions, and a review of relevant literature. The data analysis technique employed is descriptive, involving data reduction, presentation, and drawing conclusions, with validation and reliability testing conducted via triangulation of sources. The study's informants included three government officials, five community leaders, and five tourist village managers. The study identified six strategies for developing an educational tourist village in Cibodas, including enhancing active participation from the local community, developing a unique tourist village based on local management, developing promotional media, improving human resources through structured and organized training and education programs, and offering support and guidance through relevant government agencies.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh wawasan tentang proses pengembangan desa wisata di Cibodas, khususnya dalam konteks menciptakan desa wisata edukatif berbasis potensi produk wisata. Penelitian ini menggunakan metodologi studi literatur dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melibatkan wawancara, observasi, diskusi kelompok terfokus, dan tinjauan literatur yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan bersifat deskriptif, melibatkan reduksi data, presentasi, dan penarikan kesimpulan, dengan validasi dan uji keandalan dilakukan melalui triangulasi sumber data. Informan studi terdiri dari tiga pejabat pemerintah, lima pemimpin masyarakat, dan lima pengelola desa wisata. Penelitian ini mengidentifikasi enam strategi untuk mengembangkan desa wisata edukatif di Cibodas, termasuk meningkatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat, mengembangkan desa wisata yang unik berdasarkan pengelolaan lokal, mengembangkan media promosi, meningkatkan sumber daya manusia melalui program pelatihan dan pendidikan yang terstruktur dan terorganisir, serta memberikan dukungan dan bimbingan melalui lembaga pemerintah yang relevan.

References

Aprilia, F. (2015). Pengaruh Word Of Mouth terhadap Minat Berkunjung Serta Dampaknya Pada Keputusan Berkunjung (Survei Pada Pengunjung Tempat Wisata “Jatim Park 2” Kota Batu). Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya: Malang. http:// administrasibisnis. studentjournal.ub.ac.id, diakses pada April 2018.

Batubara, B.M. (2017). Hubungan Komunikasi Badan Perwakilan Desa terhadap Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan. Jppuma: Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Sosial Politik Uma (Journal Of Governance And Political Social Uma), 1, (1), 65-76.

Creswell, John W, (2014), Penelitian Kualitatif & Desain Riset, Yogyakarta, Pustaka Pelajar

Hasanah, N. (2015). Strategi Pengembangan Wisata Edukasi Di Desa Lebak Muncang Sebagai Desa Wisata Di Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung (Doctoral dissertation). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Keller, K.L. (2013). Strategic Brand Management Building Measuring and Managing Brand Equity 4th edition. USA: Pearson Education.

Kwartolo, Y. (2007). Mengimplementasikan KTSP dengan pembelajaran partisipatif dan tematik menuju sukacita dalam belajar (Joy in Learning). Jurnal Pendidikan Penabur, 6, (9), 66-80.

Prijono, O.S. & Pranarka, A.M.W. (1996 Pemberdayaan: Konsep, Kebijakan dan Implementasi. Jakarta: Center for Strategic and International Studies.

Prastiwi, S. (2016). Manajemen Strategi Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro Dalm Mengembangkan Potensi Objek Wisata Edukasi Little Teksas Wonocolo. Publika, 4, (11), 1-9.

Putra, A.M. (2012). Konsep Desa Wisata. Jurnal Manajemen dan Pariwisata II, 5, (1), 1-9.

Ritchie, J.B. & Crouch, G.I. (2003). The competitive destination: A sustainable tourism perspective. Trowbridge: CABI Publishing.

Rodger (1998). Leisure, Learning and Travel, Journal of Physical Education, 69 (4), 28.

Saefulloh, D.A. & Darma, G.S. (2014). Strategi Marketing Wisata Wedding Sebagai Destinasi Alternatif. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 11, (1), 17-34.

Saepudin, E., Budiono, A., & Rusmana, A. (2017). Karakteristik Pramuwisata Dalam Pengembangan Desa Wisata Agro Di Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 6, (1), 51-59.

Travers, M. (2001).Qualitative Research Through Case Studies, London: Sage Publications. hal. 9-10.

Nomor, U. U. (10). tahun 2009 tentang Kepariwisataan

Utama, I.G.B.R. (2017). Pemasaran Pariwisata. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Yusuf, M. (2016). Pengembangan Kawasan Waduk Mulur Sebagai Kawasan Wisata Edukasi Dan Sport (Doctoral dissertation,). Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Yuliastuti, I. A. N. (2013). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Badung. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 2 (6), 374-393.

Yustina. I. & Naria. E. (2008) Pengaruh Kesempatan, Kemauan, Dan Kemampuan Ibu Terhadap Partisipasi Dalam Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh (Master’s thesis). Medan: Universitas Sumatera Utara

Downloads

Published

01-06-2024

How to Cite

Pendekatan Potensi Masyarakat: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Desa Wisata Pendidikan Cibodas. (2024). Panengen: Journal of Indigenous Knowledge, 2(4), 1-12. https://jurnal.panengeninsani.com/index.php/pjoik/article/view/84

Similar Articles

21-28 of 28

You may also start an advanced similarity search for this article.