Implementasi Kebijakan FIFA dalam Menyikapi Konflik Russia-Ukraine War di Sepak Bola Internasional

Authors

  • Anisa Adha Rizkia UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia Author
  • Deni Muhammad Kurniawan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia Author
  • Haidan Agies Irsyad UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia Author
  • Hemalia Zahra Author
  • Isna Siti Nursidah UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia Author
  • Jaliludin Muslim Author

Keywords:

Implementasi Kebijakan, Kebijakan FIFA, Konflik Rusia-Ukraina, Organisasi Internasional, Tata Kelola Global.

Abstract

Abstract

The Russia–Ukraine conflict, which has re-escalated since February 2022, has had a broad impact on various sectors, including international sports. As the governing body of world football, FIFA faces a dilemma between upholding its principle of organizational neutrality and responding to international pressure to impose sanctions on Russia. This situation has given rise to debate regarding the legitimacy, effectiveness, and consistency of FIFA's policies in addressing global geopolitical conflicts. This study aims to analyze the implementation of FIFA's policies in response to the Russia–Ukraine conflict and assess their implementation based on George C. Edward III's theory of policy implementation. The study employed a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including documentation and a review of relevant literature. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that FIFA's policy implementation is influenced by four main dimensions: communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. Initially, FIFA presented a policy that tended to be ambiguous, but later adopted a firmer stance through the suspension of Russia. FIFA's formal authority served as a primary resource in policy implementation, while the organization's disposition demonstrated an adaptive attitude to international pressure. Furthermore, the bureaucratic structure and coordination with UEFA support effective policy implementation. This study concludes that FIFA's policy implementation reflects the complexity of decision-making within an international organization, which must balance the principles of neutrality, legitimacy, and policy effectiveness. Further research is recommended to examine the long-term impact of FIFA's policies on international sports governance and member states' perceptions of the principle of neutrality within global sports organizations.

Keywords: FIFA Policy, Russia–Ukraine Conflict, Policy Implementation, International Organization, Global Governance.

 

Abstrak

Konflik Rusia-Ukraina, yang kembali memanas sejak Februari 2022, telah berdampak luas pada berbagai sektor, termasuk olahraga internasional. Sebagai badan pengatur sepak bola dunia, FIFA menghadapi dilema antara menjunjung tinggi prinsip netralitas organisasionalnya dan menanggapi tekanan internasional untuk menjatuhkan sanksi kepada Rusia. Situasi ini telah memunculkan perdebatan mengenai legitimasi, efektivitas, dan konsistensi kebijakan FIFA dalam menangani konflik geopolitik global. Studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan FIFA dalam menanggapi konflik Rusia-Ukraina dan menilai implementasinya berdasarkan teori implementasi kebijakan George C. Edward III. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data termasuk dokumentasi dan tinjauan literatur yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, presentasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa implementasi kebijakan FIFA dipengaruhi oleh empat dimensi utama: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Awalnya, FIFA menyajikan kebijakan yang cenderung ambigu, tetapi kemudian mengadopsi sikap yang lebih tegas melalui penangguhan Rusia. Otoritas formal FIFA berfungsi sebagai sumber utama dalam implementasi kebijakan, sementara disposisi organisasi menunjukkan sikap adaptif terhadap tekanan internasional. Lebih lanjut, struktur birokrasi dan koordinasi dengan UEFA mendukung implementasi kebijakan yang efektif. Studi ini menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan FIFA mencerminkan kompleksitas pengambilan keputusan dalam organisasi internasional, yang harus menyeimbangkan prinsip netralitas, legitimasi, dan efektivitas kebijakan. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk meneliti dampak jangka panjang kebijakan FIFA terhadap tata kelola olahraga internasional dan persepsi negara anggota tentang prinsip netralitas dalam organisasi olahraga global.

Kata kunci: Implementasi Kebijakan, Kebijakan FIFA, Konflik Rusia-Ukraina, Organisasi Internasional, Tata Kelola Global.

References

Cahyono, Yoyok, ‘Koordinasi Antar Lembaga Dalam Implementasi Kebijakan Publik: Studi Kualitatif Tata Kelola Kolaboratif’, Journal Of Law, Policy, And Governance, 1 (2026), 14–19

Hanifati, Afifa, ‘Sanksi Olahraga Fifa Sebagai Upaya Peacebuilding Antara Rusia Dan Ukraina 2022’ (Universitas Islam Indonesia, 2023)

Mutohir, P. T. (2022). Laporan Nasional Sport Development Index . Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga - Kementerian Pemuda Dan Olahraga.

Nugroho, R. (2022). Foreign Policy. Elex Media Komputindo.

Suwintri, S. (2017). Analisi Kebijakan Publik. Badan Penerbit Universitas Diponegoro (Semarang).

Taufiqurokhman, D. (2023). Teori Dan Konsep Dasar Kebijkan Publik. Jakarta: Universitas Muhammadiyah .

Turyandi, Itto, Octaviani R Santoso, Nining Latianingsih, Enung Nurchotimah, Jiwa Riwayanti, Yunita Fourina, And Others, KEBIJAKAN PUBLIK (Proses, Tantangan, Dan Dinamika Global) (Penerbit Widina, 2026)

Tjenreng, Muhammad Baharudin Zubakhrum, Haikal Ali, And M Nawawi, ‘Capacity Building Kelembagaan Pemuda Dan Olahraga Dalam Sinergi Dan Optimalisasi Kebijaksanaan Otonomi Daerah Di Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat’, 2019

Daud, A., Dalam Intan, N. (2023). Metodologi Penelitian Sosial Dan Kebijakan Publik. Jakarta: Kencana.

Fédération Internationale De Football Association. (2009). FIFA Statutes. FIFA Official Website

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru. Jakarta: UI Press.

Nugroho, Riant, Foreign Policy (Elex Media Komputindo, 2022)

Radhiansyah, Emil Radhiansyah, Danar Jovian, And Salsabilla Zafira Leonita, ‘Analisis Kewenangan FIFA Atas Pencabutan Status Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia Sepak Bola U-20 2023’, Journal Of Political Issues, 5 (2023), 16–34

Pandjaitan, Hinca Ikara Putra, Kedaulatan Negara Versus Kedaulatan FIFA Dalam Kompetisi Sepakbola Profesional Untuk Memajukan Kesejahteraan Umum (Gramedia Pustaka Utama, 2011)

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Ullah, M., & Septiadi, R. (2023). Analisis Model Interaktif Dalam Penelitian Kebijakan Publik. Jurnal Administrasi Dan Kebijakan Publik, 8(2), 115-127.

Wibowo, Wisnu Wirayudha, ‘Fungsi Union Of European Football Association (UEFA) Dalam Mengatasi Rasisme Di Sepak Bola Italia Tahun 2014-2018’ (Universitas Islam Indonesia, 2025)

Zizi, Fransisco, ‘Peran International Olympic Committee (Ioc) Dalam Penerapan Prinsip Netral Politik Piagam Olimpiade Pada Olimpiade Tokyo 2020’, 2025

Downloads

Published

23-06-2026

How to Cite

Implementasi Kebijakan FIFA dalam Menyikapi Konflik Russia-Ukraine War di Sepak Bola Internasional. (2026). Panengen: Journal of Indigenous Knowledge, 4(4), 75-85. https://jurnal.panengeninsani.com/index.php/pjoik/article/view/176

Similar Articles

21-30 of 46

You may also start an advanced similarity search for this article.